Sungguh beruntung orang – orang yang masih bisa sekolah saat ini. Apalagi sampai kuliah ke tingkat yang lebih tinggi dan memperoleh banyak gelar. Kita semua sebenarnya bisa seperti itu, tetapi tergantung seberapa besar kemauan kita dan modal yang kita punya. Kita seharusnya bersyukur, kita masih bisa kuliah seperti ini, belum tentu orang lain bisa berada di tempat yang sama seperti kita.

Saya mempunyai teman waktu SMA. Dia orang yang tidak mampu alias kehidupannya tidak berkecukupan seperti kita pada umumnya. Tapi dia sangat rajin dan semangat untuk belajar. Di kelas dia tidak pernah mendapat peringkat yang bagus, walaupun demikian dia tetap semangat belajar dan selalu bertanya bila ia tidak tahu. Yang membuat saya kagum, dia itu orangnya apa adanya. Dia juga selalu bilang dia tidak pernah mengejar prestasi, tapi dia mengejar bisa, karena kalau kita sudah bisa prestasilah yang akan mengejar kita. Dia tidak peduli pada peringkat, buat apa peringkat bagus di kelas kalau tidak bisa, ranking bukanlah masalah.

Dan pada akhirnya setelah lulus SMA dia tidak memilih untuk melanjutkan kuliah karena alasan keuangan. Dia lebih memilih untuk bekerja dulu, sementara uangnya untuk biaya sekolah adiknya yang akan melanjutkan ke SMA. Tapi dia tidak pernah putus asa. Sambil bekerja dia terus rajin belajar karena cita – citanya belum tercapai. Dia berjanji akan mengejar cita – citanya dengan carany sendiri.

Saya salut dan terinspirasi dengan kemauan keras dan ketekunanya. Uang bukanlah alasan untuk berhenti belajar dan meraih cita – cita. Waktu kita masih panjang, jadi jangan pernah sia – siakan itu. Kita harus bisa belajar lebih giat dan semangat, kita beruntung punya orangtua yang masih bisa menyekolahkan kita disini.

Aku ituu: Pendamai
Mudah menerima, suka menyenangkan orang lain, dan mendukung. Pribadi semacam ini mencoba menyatu dengan orang lain dan lingkungan sekitarnya. Penurut, menyesuaikan diri, dan seringkali tak bisa mengendalikan kemarahannya. Keunggulan : menyenangkan, tenang, murah hati…, sabar, menerima, diplomatis, dan berpikiran terbuka. Kejelekan : terasing, pelupa, keras kepala, obsesif, apatis, pasif-agresif, dan tidak asertif. Cara bergaul dengan saya : Jika kamu ingin agar saya melakukan sesuatu, cara memintanya sangat penting bagi saya. Saya sangat tidak suka ekspektasi atau tekanan dari orang lain. Saya senang mendengarkan dan melayani, tapi jangan manfaatkan ini. Dengarkan hingga saya selesai berbicara, meski saya sedikit berbelit-belit. Berikan saya waktu untuk menyelesaikan sesuatu dan mengambil keputusan. Tidak apa-apa, jika kamu mendorong saya degan halus dan tanpa menghakimi. Berikan saya pertanyaan, hingga saya bisa memahami masalah saya. Katakanlah jika kamu menyukai penampilan saya. Saya tidak menolak pujian. Saya suka diskusi yang baik, bukan perdebatan. Beri tahu saya, bahwa kamu suka pada apa yang telah saya kerjakan atau katakan. Tertawalah bersama saya dan nikmatilah keceriaan hidup bersama saya.